Ilu6: Jalankan saja Kehendak Tuhan !
Jalankan saja Kehendak Tuhan!
Ketika masih menjadi warga jemaat, pihak misi meminta saya membantu pelayanan di sebuah desa pegunungan dekat perkebunan karet. Di sana ada belasan orang percaya yang perlu dibina. Saya menetap di sebuah ruko sewaan yang terletak tiga kilometer di bawah desa tersebut. Ruko itu memiliki dua kamar tanpa fasilitas kamar mandi khusus.
Sebelumnya, ruko itu pernah disewa oleh PLN, lalu digunakan untuk memulai perintisan jemaat oleh seorang mahasiswa seminari. Namun, usaha perintisan tersebut mengalami kegagalan sehingga pihak misi berencana menutup tempat itu. Di ruko tersebut hanya ada seorang pemuda yang bertugas menjaga dan membersihkan ruangan karena masa kontraknya belum habis.
Setiap pagi, saya ditemani pemuda itu mengadakan doa bersama. Siang harinya, kami melanjutkan kegiatan dengan mengadakan kunjungan ke rumah-rumah warga. Beberapa waktu kemudian, ada beberapa orang percaya yang bisa dibina kembali, sehingga usaha perintisan jemaat pun dapat dilanjutkan. Sejak saat itu, setiap hari Minggu saya melayani dua kali ibadah.
Ibadah pagi diadakan di ruko kota, sedangkan sore harinya saya mengayuh sepeda untuk memimpin ibadah di desa bagian atas. Sebenarnya saya belum pernah menerima pelatihan resmi sebagai pengerja gereja. Saya hanya baru sempat mengikuti kursus kaum awam. Namun demikian, tanggung jawab besar yang diberikan oleh misi justru mendorong saya untuk belajar bergantung sepenuhnya kepada TUHAN.
Saya tidak menganggap pelayanan mahasiswa sebelumnya sebagai sebuah kegagalan. Ketika perintisan di kota tidak berjalan, ia justru berhasil membuka pelayanan di desa atas. Ia juga berhasil memuridkan pemuda penjaga ruko yang kemudian menjadi penolong setia dalam pelayanan saya berikutnya. Apa yang saya tuai dalam pelayanan di jemaat ruko saat ini, sebenarnya sudah ditabur dengan baik oleh mahasiswa yang merintis sebelum saya. [CSW; info identitasnya]
Yohanes 4 ayat 37 sampai 38 "Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai. Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain bersusah-susah dan kamu memetik hasil jerih payah mereka."
Profil Penyusun Ilustrasi
Chris Wartomo (Alm.), seorang Pendeta alumni STBI (Sekolah Tinggi Teologi Baptis Indonesia) di Semarang, yang banyak melakukan pelayanan di daerah Banyumas, Jawa Tengah. Beliau juga telah banyak menyusun buku kumpulan ilustrasi. Almarhum telah menghubungi Dwi Ariefin untuk meminta mempublikasikan karya-karyanya.