Mohon tunggu sejenak...

Mohon tunggu sejenak...

K220924


Garis Besar Khotbah: Sehat Bersosial

Kode Materi: K240924 | Nas Alkitab: Kejadian 18:1-8

Pendahuluan

Manusia tidak hidup sendirian. Selain sebagai makhluk pribadi, manusia juga adalah makhluk sosial. Bersosial adalah bagian dari hidup manusia, sama seperti berpikir dan berperasaan. Dalam realitasnya, bisa saja ada orang yang sakit sosial dan ada yang sehat sosial. Bagi orang Kristen, bagaimana sebenarnya menjaga diri agar tetap sehat dalam bersosial?

Ulasan Nas (Kejadian 18:1-8)

Ketika Abraham sedang duduk di pintu kemahnya, ada tiga orang yang datang berkunjung. Begitu melihat mereka, Abraham segera menyambut mereka dengan sikap hormat, menawarkan air untuk membasuh kaki mereka, dan meminta mereka beristirahat di bawah pohon. Ia lalu mempersiapkan makanan lezat dengan cepat dan memberikan perhatian penuh pada kebutuhan para tamunya. Dari sikap Abraham ini, kita belajar dua poin penting untuk sehat bersosial:

1. Bersikap Ramah

  • Dasar Firman (Ayat 2 & 4): Begitu melihat mereka, ia berlari menyongsong mereka, sujud sampai ke tanah, dan berkata, "Basuhlah kakimu dan duduklah beristirahat."
  • Abraham menunjukkan teladan dengan bersikap ramah terhadap orang lain.
  • Orang Kristen yang sehat secara sosial harus menunjukkan sikap ramah kepada sesama sebagai sebuah kebutuhan. Ramah adalah sikap yang disukai banyak orang, sesuai ungkapan "Anda sopan, kami segan". Sayangnya, saat ini sedikit orang yang mau bersikap ramah.
  • Jika Anda merasa tidak bisa tersenyum, setidaknya jangan cemberut atau memberi kesan cuek, sombong, dan galak. Berusahalah untuk ramah, dimulai dengan tidak terburu-buru memiliki pikiran negatif terhadap orang lain. Gunakan nada bicara yang rendah dan tenang (calm). Ingatlah, dengan bersikap ramah, kita sedang membangun hidup yang sehat bersosial.

2. Bersedia Melayani

  • Dasar Firman (Ayat 5-8): "Kuambil sepotong roti..." Ia berkata kepada Sara, "Segeralah! Ambil tiga sukat tepung yang terbaik! Remaslah itu dan buatlah roti bundar!" Abraham juga mengambil anak lembu yang empuk dan baik dagingnya untuk diolah, lalu menghidangkan dadih dan susu.
  • Abraham sebenarnya adalah orang yang terhormat, namun ia mau merendahkan diri untuk melayani tamunya.
  • Orang Kristen yang sehat secara sosial akan senang menolong dan melayani. Pernahkah Anda mendengar istilah "berjiwa sosial"? Itu artinya orang yang suka menolong. Orang Kristen perlu memiliki jiwa seperti itu.
  • Kalau seandainya kita belum bisa menolong dalam bentuk materi atau memberi, setidaknya kita bersedia untuk berkumpul, mengobrol dengan baik bersama tetangga, atau sekadar menyapa. Milikilah inisiatif untuk melakukan apa yang baik bagi orang lain, sesuai dengan kemampuan dan apa yang kita punya.

Kesimpulan

Orang Kristen yang sehat secara sosial adalah mereka yang mau bersikap ramah, senang menolong, serta bersedia melayani sesama.

Nas Penutup (Roma 12:18):
"Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!"

Media Pendukung Khotbah

Tersedia file PowerPoint (PPT) original untuk khotbah ini yang dilengkapi dengan teks berukuran besar serta visual/gambar penunjang siap pakai untuk pelayanan Anda.

*Catatan: Tombol download akan mengarahkan Anda ke halaman Apresiasi & Dukungan. Silakan gulir hingga ke bagian bawah halaman tersebut untuk menemukan password/kode unduh file ini.