Mohon tunggu sejenak...

Mohon tunggu sejenak...

RG001

Beban yang Menjadi Ringan

Ilustrasi

Matius 11 ayat 28 sampai 30 "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."

Banyak orang merasa lelah bukan karena kurang tidur, melainkan karena beban pikiran yang tidak pernah berhenti. Tuntutan pekerjaan yang menumpuk atau urusan ekonomi keluarga sering kali membuat hati terasa sesak. Kita sering mencoba menyelesaikan semuanya sendiri sampai batas kekuatan kita habis.

TUHAN Yesus memberikan ajaran yang sangat menarik. Dia tidak menyuruh kita berhenti bekerja atau lari dari tanggung jawab kehidupan sehari-hari. Dia justru menawarkan sebuah "kuk". Arti sederhananya (kuk) adalah alat kayu yang dipasang pada leher dua ekor ternak untuk menarik beban bersama-sama. Jika kita memikul beban hidup sendirian, kita akan cepat hancur. Namun, saat kita mau melangkah bersama TUHAN, beban itu tetap ada, tetapi terasa jauh lebih ringan karena ditarik bersama-sama.

Berserah kepada TUHAN bukan berarti kita menjadi malas. Berserah berarti kita mengakui bahwa kita tidak berjalan sendirian. Di tengah kesibukan yang sangat padat, kita bisa tetap tenang karena ada TUHAN yang menjaga hati dan pikiran kita. Kita tetap bekerja dengan giat, tetapi tidak lagi dikejar oleh rasa takut atau khawatir yang berlebihan.

Intisari Kebenaran:

Istirahat yang sesungguhnya bukan berarti hilangnya pekerjaan, melainkan hadirnya TUHAN yang memikul beban itu bersama dengan kita.

Penerapan Praktis:
  • Ceritakan beban ekonomi atau pekerjaan Anda kepada TUHAN di awal hari secara jujur melalui doa pribadi, jangan lagi dipendam sendiri.
  • Ambil waktu sejenak di sela kesibukan untuk sekadar menarik napas dan menyadari bahwa TUHAN ada di samping Anda saat itu juga untuk menolong.
Ilustrasi Pendukung:

Sepasang kerbau yang dipasang kuk bersama akan lebih mudah membajak sawah yang tanahnya keras daripada satu kerbau yang dipaksa bekerja sendirian. Kehadiran rekan yang kuat membuat beban yang berat menjadi terbagi dan lebih mudah ditarik hingga selesai.

Petunjuk Pendalaman:

Bacalah Mazmur 55 ayat 23. Perhatikan apa yang TUHAN janjikan bagi mereka yang menyerahkan kekhawatirannya kepada-Nya.