Mohon tunggu sejenak...

Mohon tunggu sejenak...

AYAT DIRI & RELASI

Kumpulan Ayat Alkitab yang Berguna untuk Diri dan Relasi dengan Sesama

Bagian 1: Nutrisi Rohani Diri Pribadi
1.1. Hidup Bertujuan
Diri dapat bimbang dan tak tahu arah hidup. Diperlukan yang mengarahkan hal tujuan hidup, yakni Firman Tuhan.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri." — Amsal 3:5 "sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah" — Kolose 1:10 "semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujajikan" — Yesaya 43:7 "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu." — Wahyu 4:11
1.2. Iman dan Percaya
Ada saatnya diri merasa bimbang, goyah dan tak punya pegangan. Banyak hal di dunia yang tidak dapat dipercayai. Itulah perlunya iman percaya kepada TUHAN.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak" — Mazmur 37:5 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku." — Yohanes 14:1 "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." — Roma 10:17 "Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus." — Roma 5:1 "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." — Ibrani 11:1 "dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat," — Efesus 6:16
1.3. Doa dan Harapan
Diri sering mengharapkan sesuatu, tetapi tidak berdoa; tidak tahu cara berdoa, malas, atau salah berdoa. Firman TUHAN menyehatkan dalam berdoa dan harapan.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu" — Yeremia 29:12 "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." — Yohanes 15:7 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." — Filipi 4:6 "Tetaplah berdoa." — 1 Tesalonika 5:17 "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya." — Yakobus 5:16b "Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin." — Yakobus 1:6
1.4. Tenang Diri dan Damai
Letih dan penat muncul karena persoalan dan urusan kehidupan. Tenang dirindukan, damai dinantikan.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman" — Mazmur 4:9 "Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu." — Mazmur 116:7 "Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang." — Amsal 14:30 "Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." — Yesaya 26:3 "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu." — Yohanes 14:27ab "Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa." — 1 Petrus 4:7b
1.5. Pikirkan Yang Positif dan Baik
Pikiran negatif adalah tanggapan diri yang buruk terhadap sesuatu, keadaan, atau orang lain. Memikirkan secara positif akan memberi kenyamanan dan kesehatan rohani.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." — Roma 12:2 "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus," — Filipi 2:5 "Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus." — Filipi 4:7 "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu." — Filipi 4:8 "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." — Ibrani 4:12
1.6. Perkataan Yang Baik Dan Sopan
Ribuan kata diucapkan tiap hari. Berkata dengan cara baik, dan mengeluarkan perkataan baik menyehatkan rohani.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!" — Mazmur 141:3 "Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya." — Amsal 12:22 "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia." — Efesus 4:29 "Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang." — Kolose 4:6 "Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman." — Yakobus 5:12b
1.7. Hidup Yang Kudus
Umat yang kotor, jahat, dan buruk moral tak dapat berdamai dengan Allah yang kudus. Umat Allah perlu punya rohani sehat, yakni hidup yang kudus.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Maka kamu harus menguduskan dirimu, dan kuduslah kamu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu." — Imamat 20:7 "Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu." — 1 Korintus 3:16, 17b "Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus." — 1 Tesalonika 4:7 "Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan." — Ibrani 12:14 "tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu" — 1 Petrus 1:15
1.8. Mengatasi Pencobaan
Saat ada pencobaan dapat menyebabkan diri tertekan, bimbang, lelah, bahkan dapat jatuh iman. Agar berhasil hadapi pencobaan, perlu sehat rohani.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" — Yeremia 17:7 "Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!" — Roma 12:12 "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu." — 1 Korintus 10:13 "sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita." — 1 Yohanes 5:4
1.9. Bersyukur: Berterimakasih Kepada Tuhan
Pribadi yang tahu berterimakasih kepada TUHAN, itu pribadi yang bersyukur.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." — Mazmur 107:1 "Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya." — Mazmur 139:14 "Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah." — Kolose 3:15 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." — 1 Tesalonika 5:18
1.10. Sabar - Tekun - Setia
Cepat bosan, mudah putus asa, dan tidak sabar sering melanda kehidupan. Pribadi yang sehat rohani akan bersikap sabar, tekun dan setia.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar." — Lukas 16:10 "Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan!" — 1 Korintus 15:58 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." — Galatia 6:9 "sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna" — Yakobus 1:3-4
1.11. Terhibur dan Bersukacita
Setiap orang pernah mengalami kesedihan dan dukacita. Hati yang gembira akan menyehatkan jiwa, rohani bahkan tubuh seseorang.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." — Mazmur 23:4 "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat." — Amsal 15:13 "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!" — Filipi 4:4 "Bersukacitalah senantiasa." — 1 Tesalonika 5:16 "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." — 1 Petrus 5:7
1.12. Tidak Kuatir, Dan Yakin
Kuatir adalah bimbang dan gelisah karena ragu. Firman TUHAN diperlukan untuk memulihkan pribadi yang kuatir menjadi yakin.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah." — Mazmur 55:23 "janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau;" — Yesaya 41:10 "Sebab itu janganlah kamu kuatir... Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya" — Matius 6:31-33 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." — Filipi 4:6
1.13. Teguh, Kuat, Semangat, Dan Berani
Keraguan, kebimbangan, putus asa, dan ketakutan adalah keadaan buruk yang dapat dialami setiap orang. Firman Tuhan memberikan keteguhan hati.
🔊 PEMBACA TEKS:
"TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?" — Mazmur 27:1 "Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!" — Mazmur 27:14 "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." — Filipi 4:13 "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." — 2 Timotius 1:7 "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;" — 1 Yohanes 4:18
1.14. Rajin dan Giat
Kemalasan adalah hal yang buruk. Kemalasan dilawan dengan sikap rajin dan giat sesuai tuntunan Firman.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya." — Amsal 10:4 "Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan." — Amsal 13:4 "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga..." — Pengkhotbah 9:10 "Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." — Roma 12:11
1.15. Semangat Untuk Sembuh
Sakit akan dialami oleh semua manusia. Ayat-ayat Alkitab diperlukan untuk menguatkan keyakinan bahwa TUHAN berkuasa menyembuhkan.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu," — Mazmur 103:3 "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang." — Amsal 17:22 "Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku!" — Yeremia 17:14 "Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita... dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh." — Yesaya 53:5 "Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh." — 1 Petrus 2:24b
1.16. Mengelola Harta Dengan Baik
Manusia dipercaya TUHAN untuk mengelola dunia termasuk memiliki harta. Firman TUHAN menuntun kita memandang harta secara bijaksana.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan... Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." — Matius 6:24 "Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman..." — 1 Timotius 6:10 "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu." — Ibrani 13:5a
Bagian 2: Nutrisi Rohani Relasi Dengan Sesama
2.1. Perlu Bergaul Baik
Menyendiri dan tidak bersedia bergaul adalah sikap yang buruk. Namun demikian, perlu memilih teman pergaulan yang baik melalui arah Firman-Nya.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang." — Amsal 13:20 "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." — 1 Korintus 15:33 "Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!" — Roma 12:18
2.2. Persahabatan Yang Baik
Persahabatan yang baik dibina dan dijaga dengan keyakinan yang benar sesuai Firman TUHAN.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." — Amsal 17:17 "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya." — Yohanes 15:13
2.3. Hikmat Menemukan Pasangan
Jika memutuskan menikah, tentu perlu menemukan pasangan dengan baik. Bagaimana kata Firman Tuhan tentang pasangan hidup?
🔊 PEMBACA TEKS:
"TUHAN Allah berfirman: 'Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.'" — Kejadian 2:18 "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan?" — 2 Korintus 6:14
2.4. Harmoni dalam Berkeluarga
Keluarga adalah sesama terdekat yang paling sering berinteraksi. Firman Tuhan diperlukan untuk menyehatkan relasi dan harmoni keluarga.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan" — Efesus 5:22 "Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." — Efesus 5:25 "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian." — Efesus 6:1 "Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting... supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi." — Efesus 6:2-3
2.5. Hikmat dalam Studi dan Bekerja
Aktivitas rutin harian di sekolah/kampus dan tempat kerja membutuhkan hikmat dalam berelasi dengan sesama.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!" — Mazmur 128:2 "jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan." — 2 Tesalonika 3:10 "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." — Kolose 3:23
2.6. Harmoni dalam Bergereja
Bergereja adalah bagian rutin orang percaya yang berhubungan dengan relasi sesama. Firman Tuhan menuntun ke arah persekutuan yang sehat.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa." — Kisah Para Rasul 2:42 "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." — Galatia 6:2 "Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita..." — Ibrani 10:24-25
2.7. Hikmat Bermasyarakat dan Berbangsa
Sikap yang tepat di tengah masyarakat menjadi kesaksian iman. Relasi dengan masyarakat dan negara perlu sehat.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Lalu kata Yesus kepada mereka: 'Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!'" — Markus 12:17a "Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah..." — Roma 13:1 "Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram..." — 1 Timotius 2:1-2
2.8. Senyum, Ramah, dan Simpati
Tersenyum adalah langkah kecil keramahan untuk bersimpati dan berempati terhadap keadaan sesama kita.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat." — Amsal 15:13 "Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!" — Roma 12:15 "hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni..." — Efesus 4:32b
2.9. Berlaku Kasih, Berbuat Baik dan Memberi
Membiasakan untuk berlaku kasih, berbuat baik, dan memberi; itulah yang menjadikan relasi dengan sesama menjadi sehat.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." — Markus 12:31 "harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." — Kisah Para Rasul 20:35 "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong..." — 1 Korintus 13:4 "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran." — 1 Yohanes 3:18
2.10. Rendah Hati
Tinggi hati atau sombong bukan sikap yang baik. Relasi dengan sesama menjadi terjalin sehat jika tiap orang bersikap rendah hati.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan." — Amsal 22:4 "Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan" — Matius 23:12 "Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri" — Filipi 2:3b "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." — Yakobus 4:6b
2.11. Berbicara Dengan Baik
Berbicara dengan kasar atau sembrono merusak relasi. Firman TUHAN mengarahkan kita pada kebiasaan berbicara yang baik.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah." — Amsal 15:1 "Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang." — Amsal 16:24 "Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur." — Efesus 5:4
2.12. Menjauhi Iri Hati
Iri hati terhadap apa yang dimiliki orang lain membuat keadaan buruk. Firman Tuhan memulihkan rohani kita saat godaan iri itu muncul.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang." — Amsal 14:30 "Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat." — Yakobus 3:16
2.13. Bukan Gosip dan Fitnah
Fitnah dan gosip merusak relasi and perlu dibuang. Firman TUHAN menyarankan percakapan yang sehat tentang orang lain.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu." — Keluaran 20:16 "Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu..." — Imamat 19:16 "Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah!" — Yakobus 4:11a
2.14. Menegur, Mengkritik dan Dikritik
Menegur dan dikritik membawa kebaikan jika dilakukan dengan cara dan kesempatan yang tepat dlm roh lemah lembut.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia." — Lukas 17:3 "Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut..." — Galatia 6:1
2.15. Berdamai Dengan Sesama
Benci, marah, dan permusuhan diatasi dengan kesungguhan serta kerelaan untuk membawa damai bagi sesama.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah." — Matius 5:9 "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" — Roma 12:21 "Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain." — 1 Tesalonika 5:13b
2.16. Bukan Mencurigai atau Menghakimi, Tapi Introspeksi
Relasi akan berjalan sehat bila kita menjauhi sikap menghakimi orang lain dan lebih fokus melakukan introspeksi diri.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi." — Matius 7:1 "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu..." — Matius 7:3-5
2.17. Sabar dan Memaafkan
Menyimpan dendam merusak relasi. Firman TUHAN mengajar kita agar bersikap sabar dan tulus memaafkan kesalahan sesama.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran." — Amsal 19:11 "Because jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga." — Matius 6:14 "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu." — Efesus 4:26 "Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam..." — Kolose 3:13
2.18. Mendahulukan Orang lain
Saling mementingkan diri membuat relasi sakit. Keharmonisan timbul saat kita rukun dan bersedia mendahulukan orang lain.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat." — Roma 12:10 "Jangan seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain." — 1 Korintus 10:24
2.19. Rukun dan Saling Mengasihi
Relasi yang indah dengan sesama terbangun dari komitmen hidup rukun dan saling mengasihi dari hati yang tulus.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya." — Mazmur 133:1,3b "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." — Yohanes 13:35 "Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan" — Kolose 3:14
2.20. Gotong Royong dan Saling Menolong
Sesama kita perlukan agar beban hidup menjadi ringan. Masalah menjadi lebih mudah diatasi saat kita terbiasa bergotong-royong.
🔊 PEMBACA TEKS:
"Kita, yang kuat wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri." — Roma 15:1 "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." — Galatia 6:2