AYAT PILIHAN

NUTRISI ROHANI DIRI DAN RELASI (NRDR)

Kumpulan Ayat-Ayat Alkitab yang Berguna untuk Diri dan Relasi dengan Sesama

Bagian 1: Nutrisi Rohani Diri Pribadi
1.1. Hidup Bertujuan
Diri dapat bimbang dan tak tahu arah hidup. Diperlukan yang mengarahkan hal tujuan hidup, yakni Firman Tuhan. "Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!" — Mazmur 29:2 "Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya." — Mazmur 145:21 "semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujajikan" — Yesaya 43:7 "umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku." — Yesaya 43:21 "sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah" — Kolose 1:10 "Butuh kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib" — 1 Petrus 2:9 "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; and oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." — Wahyu 4:11
1.2. Iman dan Percaya
Ada saatnya diri merasa bimbang, goyah dan tak punya pegangan. Banyak hal di dunia yang tidak dapat dipercayai. Itulah perlunya iman percaya kepada TUHAN. "Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia" — Mazmur 37:3 "Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak" — Mazmur 37:5 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri." — Amsal 3:5 "Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal." — Yesaya 26:4 "Ia berkata kepada mereka: 'Because kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.'" — Matius 17:20 "Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: 'Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!'" — Markus 2:5 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku." — Yohanes 14:1 "Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: 'Orang benar akan hidup oleh iman.'" — Roma 1:17 "Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!" — Roma 3:27 "Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus." — Roma 5:1 "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." — Roma 10:17 "Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa." — Roma 14:23b "supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah." — 1 Korintus 2:5 "Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!" — 1 Korintus 16:13 "Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman." — 2 Korintus 13:5a "Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu." — Galatia 3:9 "Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya." — Efesus 3:12 "dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat," — Efesus 6:16 "Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur." — Kolose 2:7 "Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal." — 1 Timotius 6:12a "Butuh orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." — Ibrani 10:38 "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." — Ibrani 11:1 "Because iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat." — Ibrani 11:3
1.3. Doa dan Harapan
Diri sering mengharapkan sesuatu, tetapi tidak berdoa; tidak tahu cara berdoa, malas, atau salah berdoa. Firman TUHAN menyehatkan dalam berdoa dan harapan. "Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya," — Mazmur 33:18 "Sebab kepada-Mu, ya TUHAN, aku berharap; Engkaulah yang akan menjawab, ya Tuhan, Allahku." — Mazmur 38:16 "TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya." — Amsal 15:29 "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir." — Pengkhotbah 3:11 "Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu" — Yeremia 29:12 "Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tumit jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya." — Matius 6:5 "Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan." — Matius 6:7 "Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu." — Markus 11:25 "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." — Yohanes 15:7 "Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur." — Kolose 4:2 "Tetaplah berdoa." — 1 Tesalonika 5:17 "Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin." — Yakobus 1:6 "Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati." — Yakobus 2:17 "Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna." — Yakobus 2:22 "Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu." — Yakobus 4:2-3 "Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa!" — Yakobus 5:13a "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya." — Yakobus 5:16b "Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya." — 1 Yohanes 5:14-15 "Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus." — Wahyu 14:12
1.4. Tenang Diri dan Damai
Letih dan penat muncul karena persoalan dan urusan kehidupan. Tenang dirindukan, damai dinantikan. "With tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sbb hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkn aku diam dg aman" — Mazmur 4:9 "Besarlah ketenteraman pada orang-orang yg mencintai Taurat-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka." — Mazmur 119:165 "Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu." — Mazmur 116:7 "Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang." — Amsal 14:30 "Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." — Yesaya 26:3 "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yg diberikan oleh dunia kepadamu." — Yohanes 14:27ab "Because itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa." — 1 Petrus 4:7b
1.5. Pikirkan Yang Positif dan Baik
Pikiran negatif adalah tanggapan diri yang buruk terhadap sesuatu, keadaan, atau orang lain. Memikirkan secara positif akan memberi kenyamanan dan kesehatan rohani. "Apakah orang yang mempunyai hikmat menjawab dengan pengetahuan kosong, dan mengisi pikirannya dengan angin?" — Ayub 15:2 "Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya." — Amsal 10:20 "Because dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat. Itulah yang mnajiskan orang" — Matius 15:19-20a "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." — Roma 12:2 "Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus," — 2 Korintus 10:5 "Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu," — Efesus 4:23 "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus," — Filipi 2:5 "Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu." — Filipi 3:15 "Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi." — Filipi 3:19 "Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus." — Filipi 4:7 "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu." — Filipi 4:8 "Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat," — Kolose 1:21 "Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala," — Kolose 3:5 "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." — Ibrani 4:12
1.6. Perkataan Yang Baik Dan Sopan
Ribuan kata diucapkan tiap hari. Berkata dengan cara baik, dan mengeluarkan perkataan baik menyehatkan rohani. "Apakah aku bersukacita karena kecelakaan pembenciku, dan bersorak-sorai, bila ia ditimpa malapetaka— aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa, menuntut nyawanya dengan mengucapkan sumpah serapah!" — Ayub 31:29-30 "Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu" — Mazmur 34:14 "Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!" — Mazmur 141:3 "Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu." — Amsal 4:24 "Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya." — Amsal 12:22 "tetapi perkataan yang ramah itu suci." — Amsal 15:26b "Inilah hal-hal yang harus kamu lakukan: Berkatalah benar seorang kepada yang lain dan laksanakanlah hukum yang benar, yang mendatangkan damai di pintu-pintu gerbangmu." — Zakharia 8:16 "Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawab-kannya pada hari penghakiman." — Matius 12:36 "Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum." — Matius 12:37 "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia." — Efesus 4:29 "Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;" — Kolose 3:9-10 "Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang." — Kolose 4:6 "Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman." — Yakobus 5:12b
1.7. Hidup Yang Kudus
Umat yang kotor, jahat, dan buruk moral tak dapat berdamai dengan Allah yang kudus. Umat Allah perlu punya rohani sehat, yakni hidup yang kudus. "Maka kamu harus menguduskan dirimu, dan kuduslah kamu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu." — Imamat 20:7 "Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu." — 1 Korintus 3:16, 17b "Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa." — 2 Korintus 4:8-9 "Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya." — Galatia 5:19-21a "Butuh percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur." — Efesus 5:3-4 "Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus." — 1 Tesalonika 4:7 "Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan." — 1 Tesalonika 5:22 "Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan." — Ibrani 12:14 "tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." — 1 Petrus 1:15-16
1.8. Mengatasi Pencobaan
Saat ada pencobaan dapat menyebabkan diri tertekan, bimbang, lelah, bahkan dapat jatuh iman. Agar berhasil hadapi pencobaan, perlu sehat rohani. "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan luputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya." — Mazmur 91:14-15 "Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah." — Yesaya 40:29-31 "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" — Yeremia 17:7 "Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!" — Roma 12:12 "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." — 1 Korintus 10:13 "sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita." — 1 Yohanes 5:4 "Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku." — Wahyu 3:8
1.9. Bersyukur: Berterimakasih Kepada Tuhan
Pribadi yang tahu berterimakasih kepada TUHAN, itu pribadi yang bersyukur. "Kami bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kami bersyukur, dan orang-orang yang menyerukan nama-Mu menceritakan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib." — Mazmur 75:2 "Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya; sebab kasih setia-Mu besar atas aku, dan Engkau telah melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah." — Mazmur 86:12-13 "Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaibanMu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus." — Mazmur 89:5 "Bersyukurkanlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." — Mazmur 107:1 "Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku and telah menjadi keselamatanku." — Mazmur 118:21 "Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu, Allahku, aku hendak meninggikan Engkau." — Mazmur 118:28 "Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil." — Mazmur 119:7 "Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya." — Mazmur 139:14 "Pada waktu itu berkatalah Yesus: 'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.'" — Matius 11:25 "Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah." — 2 Korintus 9:12 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." — Filipi 4:6 "Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur." — Kolose 2:7 "Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah." — Kolose 3:15 "Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita." — Kolose 3:17 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." — 1 Tesalonika 5:18
1.10. Sabar - Tekun - Setia
Cepat bosan, mudah putus asa, dan tidak sabar sering melanda kehidupan. Pribadi yang sehat rohani akan bersikap sabar, tekun dan setia. "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar." — Lukas 16:10 "Butuh jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun." — Roma 8:25 "Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus," — Roma 15:5 "Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." — 1 Korintus 15:58 "Butuh buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan," — Galatia 5:22 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." — Galatia 6:9 "Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu." — Ibrani 10:35-36 "Because kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita." — Ibrani 12:1 "sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun." — Yakobus 1:3-4
1.11. Terhibur dan Bersukacita
Setiap orang pernah mengalami kesedihan dan dukacita. Hati yang gembira akan menyehatkan jiwa, rohani bahkan tubuh seseorang. "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." — Mazmur 23:4 "Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku." — Mazmur 119:50 "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat." — Amsal 15:13 "Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas." — Yesaya 49:13b "Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami..." — 2 Korintus 1:3-4 "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!" — Filipi 4:4 "Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan." — 1 Tesalonika 4:13 "Bersukacitalah senantiasa." — 1 Tesalonika 5:16 "Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita... kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik." — 2 Tesalonika 2:16-17 "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." — 1 Petrus 5:7
1.12. Tidak Kuatir, Dan Yakin
Kuatir adalah bimbang dan gelisah karena ragu. Firman TUHAN diperlukan untuk memulihkan pribadi yang kuatir menjadi yakin. "Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang" — Mazmur 23:2 "Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak" — Mazmur 37:5 "Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah." — Mazmur 55:23 "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!" — Mazmur 42:6 "janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan." — Yesaya 41:10 "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau." — Yesaya 43:2 "Because itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu... Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?" — Matius 6:25 "Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?" — Matius 6:26-27 "Sebab itu janganlah kamu kuatir... Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." — Matius 6:31-33 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku." — Yohanes 14:1 "Janganlah gelisah dan gentar hatimu." — Yohanes 14:27c "Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran." — 1 Korintus 7:32a "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." — Filipi 4:6 "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." — 1 Petrus 5:7
1.13. Teguh, Kuat, Semangat, Dan Berani
Keraguan, kebimbangan, putus asa, dan ketakutan adalah keadaan buruk yang dapat dialami setiap orang. Firman Tuhan memberikan keteguhan hati. "Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal." — Ulangan 33:27a "Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Janganlah takut dan terkejut terhadap raja Asyur serta seluruh laskar yang menyertainya, karena yang menyertai kita lebih banyak dari pada yang menyertai dia." — 2 Tawarikh 32:7 "Yang menyertai dia adalah tangan manusia, tetapi yang menyertai kita adalah TUHAN, Allah kita, yang membantu kita dan melakukan peperangan kita." — 2 Tawarikh 32:8a "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." — Mazmur 23:4-5 "TUHAN adalah terangku and keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?" — Mazmur 27:1,3 "Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!" — Mazmur 27:14 "Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!" — Mazmur 31:25 "Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam... Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu." — Mazmur 91:4,7 "sebab malaikat - malaikatNya akan diperintahkanNya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu." — Mazmur 91:11 "Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." — Yesaya 26:3 "tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya..." — Yesaya 40:31 "janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau... Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan." — Yesaya 41:10 "Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: 'Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.'" — Yesaya 41:13 "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau... apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan," — Yesaya 43:2 "Engkau akan jauh dari pemerasan, sebab engkau tidak usah lagi takut, dan engkau akan jauh dari kekejutan, sebab ia tidak akan mendekat kepadamu." — Yesaya 54:14 "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." — Filipi 4:13 "Butuh Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat." — 2 Tesalonika 3:3 "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." — 2 Timotius 1:7 "Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: 'Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?'" — Ibrani 13:6 "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman..." — 1 Yohanes 4:18
1.14. Rajin dan Giat
Kemalasan adalah hal yang buruk. Kemalasan dilawan dengan sikap rajin dan giat sesuai tuntunan Firman. "Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak..." — Amsal 6:6-8 "Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? 'Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi...' — maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu." — Amsal 6:9-11 "Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya." — Amsal 10:4-5 "Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa." — Amsal 12:24 "Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga." — Amsal 12:27 "Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan." — Amsal 13:4 "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan." — Amsal 21:5 "Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri," — Amsal 22:29 "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga..." — Pengkhotbah 9:10 "Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." — Roma 12:11
1.15. Semangat Untuk Sembuh
Sakit akan dialami oleh semua manusia. Ayat-ayat Alkitab diperlukan untuk menguatkan keyakinan bahwa TUHAN berkuasa menyembuhkan. "...Sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau." — Keluaran 15:26 "Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yg menyembuhkan segala penyakitmu," — Mazmur 103:3 "disampaikanNya firmanNya dan dsembuhkanNya mereka, diluputkanNya mereka dari liang kubur." — Mazmur 107:20 "Hai anakku, perhatikanlah perkataanku... Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka." — Amsal 4:20-22 "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang." — Amsal 17:22 "Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku!" — Yeremia 17:14 "Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN," — Yeremia 30:17a "Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka..." — Yeremia 33:6 "Butuh dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita... dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh." — Yesaya 53:5 "Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya." — Lukas 6:19 "Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia..." — Yakobus 5:15 "Because itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yg benar, bila dg yakin didoakan, sangat besar kuasanya." — Yakobus 5:16b "Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib... Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh." — 1 Petrus 2:24
1.16. Mengelola Harta Dengan Baik
Manusia dipercaya TUHAN untuk mengelola dunia termasuk memiliki harta. Firman TUHAN menuntun kita memandang harta secara bijaksana. "Janganlah kaubawa upah sundal atau uang semburit ke dalam rumah TUHAN, Allahmu... sebab keduanya itu adalah kekejian bagi TUHAN," — Ulangan 23:18 "...demikianlah rumah mereka menjadi penuh dengan tipu; itulah sebabnya mereka menjadi orang besar dan kaya," — Yeremia 5:27 "Padamu orang menerima suap untuk mencurahkan darah, engkau memungut bunga uang atau mengambil riba dan merugikan sesamamu dengan pemerasan..." — Yehezkiel 22:12 "Because kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan-Nya untuk menghimpun dan menimbun..." — Pengkhotbah 2:26 "Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan... dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit..." — Maleakhi 3:10 "Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan... Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." — Matius 6:24 "Butuh carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." — Matius 6:31-33 "Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi." — Lukas 16:9 "Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?" — Lukas 16:11 "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus." — Filipi 4:19 "Because akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman..." — 1 Timotius 6:10 "Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan..." — 1 Timotius 6:17 "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu." — Ibrani 13:5a
Bagian 2: Nutrisi Rohani Relasi Dengan Sesama
2.1. Perlu Bergaul Baik
Menyendiri dan tidak bersedia bergaul adalah sikap yang buruk. Namun demikian, perlu memilih teman pergaulan yang baik melalui arah Firman-Nya. "TUHAN Allah berfirman: 'Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.'" — Kejadian 2:18 "Aku tidak duduk dengan penipu, dan dengan orang munafik aku tidak bergaul" — Mazmur 26:4 "Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang." — Amsal 13:20 "Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara." — Amsal 18:24 "Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya..." — Amsal 22:24-25 "Orang yang memelihara hukum adalah anak yang berpengertian, tetapi orang yang bergaul dengan pelahap mempermalukan ayahnya." — Amsal 28:7 "Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Because kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya..." — Pengkhotbah 4:9-10 "Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga." — Matius 18:19 "Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!" — Roma 12:15 "Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!" — Roma 12:18 "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." — 1 Korintus 15:33
2.2. Persahabatan Yang Baik
Persahabatan yang baik dibina dan dijaga dengan keyakinan yang benar sesuai Firman TUHAN. "Butuh kata Rut: 'Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi...'" — Rut 1:16 "Aku bersekutu dengan semua orang yang takut kepada-Mu, dan dengan orang-orang yang berpegang pada titah-titah-Mu." — Mazmur 119:63 "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." — Amsal 17:17 "Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara." — Amsal 18:24 "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya." — Yohanes 15:13
2.3. Hikmat Menemukan Pasangan
Jika memutuskan menikah, tentu perlu menemukan pasangan dengan baik. Bagaimana kata Firman Tuhan tentang pasangan hidup? "TUHAN Allah berfirman: 'Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.'" — Kejadian 2:18 "Apabila engkau mengambil anak-anak perempuan mereka menjadi isteri anak-anakmu... maka mereka akan membujuk juga anak-anakmu laki-laki untuk berzinah dengan mengikuti allah mereka." — Keluaran 34:16 "Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka." — Pengkhotbah 4:9 "Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian... dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga." — Matius 19:12 "Isteri terikat selama suaminya hidup. Kalau suaminya telah meninggal, ia bebas untuk kawin dengan siapa saja yang dikehendakinya, asal orang itu adalah seorang yang percaya." — 1 Korintus 7:39 "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." — 1 Korintus 15:33 "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan?" — 2 Korintus 6:14
2.4. Harmoni dalam Berkeluarga
Keluarga adalah sesama terdekat yang paling sering berinteraksi. Firman Tuhan diperlukan untuk menyehatkan relasi dan harmoni keluarga. "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging." — Kejadian 2:24 "Butuh aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!" — Yosua 24:15b "Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya..." — 2 Samuel 7:29 "Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kpadamu, dan mendatangkan sukacita kpdamu." — Amsal 29:17 "Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan" — Efesus 5:22 "Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." — Efesus 5:25 "Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yg mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri." — Efesus 5:28 "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian." — Efesus 6:1 "Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting... supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi." — Efesus 6:2-3 "Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." — Efesus 6:4 "Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman... Ia tidak memandang muka." — Efesus 6:9 "Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan." — Kolose 3:18 "Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia." — Kolose 3:19 "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan." — Kolose 3:20 "Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya." — Kolose 3:21 "Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya," — 1 Petrus 3:1 "Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah!" — 1 Petrus 3:7a
2.5. Hikmat dalam Studi dan Bekerja
Aktivitas rutin harian di sekolah/kampus dan tempat kerja membutuhkan hikmat dalam berelasi dengan sesama. "Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!" — Mazmur 128:2 "Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya," — Amsal 2:7 "Jikalau tidak ada pimpinan, jatuhlah bangsa, tetapi jikalau penasihat banyak, keselamatan ada." — Amsal 11:14 "Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga." — Amsal 12:27 "Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik." — Amsal 15:3 "Orang yg menabur kecurangan akan menuai bencana, dan tongkat amarahnya akan habis binasa." — Amsal 22:8 "Siapa mnyembunyikn pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi." — Amsal 28:13 "Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan." — Amsal 30:8a "Tak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada makan dan minum dan bersenang-senang dalam jerih payahnya. Aku menyadari bahwa inipun dari tangan Allah." — Pengkhotbah 2:24 "Segala sesuatu yg dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga..." — Pengkhotbah 9:10 "dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan." — Roma 5:4 "jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan." — 2 Tesalonika 3:10 "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." — Kolose 3:23
2.6. Harmoni dalam Bergereja
Bergereja adalah bagian rutin orang percaya yang berhubungan dengan relasi sesama. Firman Tuhan menuntun ke arah persekutuan yang sehat. "Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa." — Kisah Para Rasul 2:42 "With bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah." — Kisah Para Rasul 2:46 "Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita... jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar;" — Roma 12:6-8 "Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." — Roma 12:11 "Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu." — 1 Korintus 9:14 "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." — Galatia 6:2 "Because itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman." — Galatia 6:10 "Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan," — Filipi 2:1 "Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu... sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu." — Kolose 3:16 "Because mereka yang melayani dengan baik beroleh kedudukan yang baik sehingga dalam iman kepada Kristus Yesus mereka dapat bersaksi dengan leluasa." — 1 Timotius 3:13 "Penatua-penatua yang baik pimpinannya patut dihormati dua kali lipat, terutama mereka yang dengan jerih payah berkhotbah dan mengajar." — 1 Timotius 5:17 "Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita..." — Ibrani 10:24-25 "Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka." — Ibrani 13:7
2.7. Hikmat Bermasyarakat dan Berbangsa
Sikap yang tepat di tengah masyarakat menjadi kesaksian iman. Relasi dengan masyarakat dan negara perlu sehat. "Lebih baik tetangga yang dekat dari pada saudara yang jauh." — Amsal 27:10b "Lalu kata Yesus kepada mereka: 'Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!'" — Markus 12:17a "Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!" — Roma 12:17-18 "Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah..." — Roma 13:1 "Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya." — Roma 13:2 "Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. Because pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu..." — Roma 13:3-4 "Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai..." — Roma 13:7 "Because itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang" — Galatia 6:10 "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang." — Filipi 4:5a "Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang." — 1 Tesalonika 5:15 "Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram..." — 1 Timotius 2:1-2 "Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yg tertinggi," — 1 Petrus 2:13
2.8. Senyum, Ramah, dan Simpati
Tersenyum adalah langkah kecil keramahan untuk bersimpati dan berempati terhadap keadaan sesama kita. "Aku tersenyum kepada mereka, ketika mereka putus asa, dan seri mukaku tidak dapat disuramkan mereka." — Ayub 29:24 "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat." — Amsal 15:13 "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka." — Matius 7:12a "Ketika Yesus melihat Maria menangis... maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu... Maka menangislah Yesus." — Yohanes 11:33-35 "Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!" — Roma 12:15 "Jika ada orang merasa lemah, tidakkah aku turut merasa lemah? Jika ada orang tersandung, tidakkah hatiku hancur oleh dukacita?" — 2 Korintus 11:29 "Butuh hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni..." — Efesus 4:32 "Butuh kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya." — 1 Tesalonika 2:7 "Janganlah mereka memfitnah, janganlah mereka bertengkar, hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang." — Titus 3:2 "Ingatlah akan orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang..." — Ibrani 13:3
2.9. Berlaku Kasih, Berbuat Baik dan Memberi
Membiasakan untuk berlaku kasih, berbuat baik, dan memberi; itulah yang menjadikan relasi dengan sesama menjadi sehat. "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." — Amsal 17:17 "belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak - anak yatim..." — Yesaya 1:17 "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." — Matius 5:16 "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." — Markus 12:31 "...harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." — Kisah Para Rasul 20:35 "Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik." — Roma 12:9 "Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya." — Roma 15:2 "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong... ia tidak mencari keuntungan diri sendiri." — 1 Korintus 13:4-7 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." — Galatia 6:9 "Because itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman." — Galatia 6:10 "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!" — Filipi 4:5 "Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi..." — 1 Timotius 6:18-19 "Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah." — Ibrani 13:16 "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran." — 1 Yohanes 3:18 "Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih." — 1 Yohanes 4:8 "Jikalau seorang berkata: 'Aku mengasihi Allah,' dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta..." — 1 Yohanes 4:20-21
2.10. Rendah Hati
Tinggi hati atau sombong bukan sikap yang baik. Relasi dengan sesama menjadi terjalin sehat jika tiap orang bersikap rendah hati. "Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati." — Mazmur 25:9 "Butuh orang-orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah." — Mazmur 37:11 "Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan." — Mazmur 149:4 "Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman." — Amsal 16:5 "Kecongkakn mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan." — Amsal 16:18 "Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan." — Amsal 22:4 "Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu." — Yesaya 2:11-12 "Beginilah firman TUHAN: 'Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya... tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena ia memahami dan mengenal Aku...'" — Yeremia 9:23-24 "Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan" — Matius 23:12 "Kata-Nya kepada mereka: 'Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.'" — Markus 9:35b "Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu." — Efesus 4:2 "Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri" — Filipi 2:3b "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." — Yakobus 4:6b
2.11. Berbicara Dengan Baik
Berbicara dengan kasar atau sembrono merusak relasi. Firman TUHAN mengarahkan kita pada kebiasaan berbicara yang baik. "Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah." — Amsal 15:1 "Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!" — Amsal 15:23 "perkataan yang ramah itu suci." — Amsal 15:26b "Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang." — Amsal 16:24 "Dengan kesabaran seorang penguasa dapat diyakinkan dan lidah lembut mematahkan tulang." — Amsal 25:15 "Berkatalah benar seorang kepada yang lain dan laksanakanlah hukum yang benar, yang mendatangkan damai di pintu-pintu gerbangmu." — Zakharia 8:16 "Butuh segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur." — 1 Korintus 14:40 "Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur." — Efesus 5:4 "Butuh hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan." — 2 Timotius 2:16 "sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang." — 2 Timotius 2:24a
2.12. Menjauhi Iri Hati
Iri hati terhadap apa yang dimiliki orang lain membuat keadaan buruk. Firman Tuhan memulihkan rohani kita saat godaan iri itu muncul. "Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya... atau apapun yang dipunyai sesamamu." — Keluaran 20:17 "Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati." — Ibrating 5:2 "Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang;" — Mazmur 37:1 "Janganlah iri hati kepada orang yang melakukan kelaliman, dan janganlah memilih satupun dari jalannya," — Amsal 3:31 "Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang." — Amsal 14:30 "Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat." — Yakobus 3:16
2.13. Bukan Gosip dan Fitnah
Fitnah dan gosip merusak relasi and perlu dibuang. Firman TUHAN menyarankan percakapan yang sehat tentang orang lain. "Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu." — Keluaran 20:16 "Janganlah engkau menyebarkan kabar bohong; janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi saksi yang tidak benar." — Keluaran 23:1 "Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu..." — Imamat 19:16 "Yaitu dia yang berlaku tidak bercela... yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya..." — Mazmur 15:1-3 "Orang yang sembunyi-sembunyi mengumpat temannya, dia akan kubinasakan." — Mazmur 101:5 "Siapa mengumpat, membuka rahasia, sebab itu janganlah engkau bergaul dengan orang yang bocor mulut." — Amsal 20:19 "Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah!" — Yakobus 4:11a
2.14. Menegur, Mengkritik dan Dikritik
Menegur dan dikritik membawa kebaikan jika dilakukan dengan cara dan kesempatan yang tepat dlm roh lemah lembut. "Jawaban yg lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yg pedas membangkitkan marah." — Amsal 15:1 "Butuh mereka yang memberi peringatan akan berbahagia, mereka akan mendapat ganjaran berkat." — Amsal 24:25 "Lebih baik seorang muda miskin tetapi berhikmat dari pada seorang raja tua tetapi bodoh, yang tak mau diberi peringatan lagi." — Pengkhotbah 4:13 "Perkataan orang berhikmat yang didengar dengan tenang, lebih baik dari pada teriakan orang yg berkuasa di antara orang bodoh." — Pengkhotbah 9:17 "Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia." — Lukas 17:3 "Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut..." — Galatia 6:1 "tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh, tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara." — 2 Tesalonika 3:15 "Janganlah engkau keras terhadap orang yg tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa." — 1 Timotius 5:1
2.15. Berdamai Dengan Sesama
Benci, marah, dan permusuhan diatasi dengan kesungguhan serta kerelaan untuk membawa damai bagi sesama. "Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;" — Mazmur 37:37 "Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikan-Nya dengan dia." — Amsal 16:7 "Janganlah engkau berkata: 'Aku akan membalas kejahatan,' nantikanlah TUHAN, Ia akan menyelamatkan engkau." — Amsal 20:22 "Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air." — Amsal 25:21-22 "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah." — Matius 5:9 "Butuh Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu." — Matius 5:38-39 "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." — Matius 5:44 "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" — Roma 12:21 "Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain." — 1 Tesalonika 5:13b
2.16. Bukan Mencurigai atau Menghakimi, Tapi Introspeksi
Relasi akan berjalan sehat bila kita menjauhi sikap menghakimi orang lain dan lebih fokus melakukan introspeksi diri. "Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan tanpa curiga ia tinggal bersama-sama dengan engkau." — Amsal 3:29 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi." — Matius 7:1 "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu..." — Matius 7:3-5 "Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi." — Lukas 6:37a "Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil." — Yohanes 7:24 "Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yg menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yg sama" — Roma 2:1
2.17. Sabar dan Memaafkan
Menyimpan dendam merusak relasi. Firman TUHAN mengajar kita agar bersikap sabar dan tulus memaafkan kesalahan sesama. "Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu... dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia." — Imamat 19:17 "Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan." — Mazmur 37:8 "Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran." — Amsal 19:11 "Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh." — Pengkhotbah 7:9 "Because jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga." — Matius 6:14 "Yesus berkata kepadanya: 'Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.'" — Matius 18:22 "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu." — Efesus 4:26 "Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam..." — Kolose 3:13 "Jikalau seorang berkata: 'Aku mengasihi Allah,' dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta..." — 1 Yohanes 4:20
2.18. Mendahulukan Orang lain
Saling mementingkan diri membuat relasi sakit. Keharmonisan timbul saat kita rukun dan bersedia mendahulukan orang lain. "tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran..." — Roma 2:8 "Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat." — Roma 12:10 "Jangan seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain." — 1 Korintus 10:24 "dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga." — Filipi 2:4
2.19. Rukun dan Saling Mengasihi
Relasi yang indah dengan sesama terbangun dari komitmen hidup rukun dan saling mengasihi dari hati yang tulus. "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya." — Mazmur 133:1,3b "With demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." — Yohanes 13:35 "Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukn dan menyempurnakan" — Kolose 3:14 "Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah..." — 1 Yohanes 4:7
2.20. Gotong Royong dan Saling Menolong
Sesama kita perlukan agar beban hidup menjadi ringan. Masalah menjadi lebih mudah diatasi saat kita terbiasa bergotong-royong. "marilah kita mengejar apa yg mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun." — Roma 14:19 "Kita, yang kuat wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri." — Roma 15:1 "Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih." — Galatia 5:13 "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." — Galatia 6:2 "Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu." — Efesus 4:2b