Mohon tunggu sejenak...

Mohon tunggu sejenak...

Renungan Saku 003

Menang Atas Kuatir

Ilustrasi

Filipi 4 ayat 6 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."

Kekuatiran adalah pencuri ulung yang merampas kedamaian hari ini, tanpa pernah bisa mengubah apa pun yang terjadi di hari esok. Ketika kita membiarkan pikiran dipenuhi oleh skenario buruk masa depan, kita sedang meragukan pemeliharaan kasih setia Tuhan. Di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu atau pergumulan kesehatan, kecemasan sering kali melumpuhkan tindakan iman kita.

Alkitab tidak meminta kita untuk mengabaikan kenyataan hidup, melainkan mengubah beban kekuatiran itu menjadi bahan doa. Mengucapkan keinginan kepada Allah secara jujur mencerminkan sikap hati yang berserah penuh sebagai seorang anak kepada bapanya. Kuasa penyerahan ini dipertegas dalam satu Petrus 5 ayat 7 yang memerintahkan kita untuk menyerahkan segala kekuatiran kita kepada-Nya, sebab Dialah yang memelihara kita. Ketika doa dipadukan dengan ucapan syukur, fokus pandangan kita beralih dari besarnya masalah kepada besarnya kuasa Tuhan.

Damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan menjaga hati dan pikiran kita tetap tenang di tengah badai kehidupan, sebagaimana disaksikan pula dalam Yesaya 26 ayat 3 bahwa Tuhan akan menjaga orang yang hatinya teguh dengan damai sejahtera yang sempurna karena ia percaya pada-Nya. Lepaskanlah kendali semu yang selama ini Anda pertahankan dengan kekuatan diri sendiri. Mari bawa setiap detail kecemasan kita hari ini ke mezbah doa dengan keyakinan penuh bahwa Dia tidak pernah terlambat menolong.[DAS]

Komentar