KP005: Jam Dinding yang Berhenti Berdetak
Jam Dinding yang Berhenti Berdetak
Sebuah kisah nyata terjadi pada sebuah keluarga kecil di kota pelabuhan tua. Sang ayah, yang bekerja sebagai pelaut, sudah beberapa bulan tidak pulang karena kapalnya berlayar jauh ke samudera lain. Pada suatu malam, ketika ibu dan anak-anak sedang tidur pulas, jam dinding kayu besar di ruang tamu tiba-tiba berhenti berdetak dengan suara dentang yang aneh.
Suara ganjil itu membuat sang ibu terbangun dari tidurnya. Ketika dia memeriksa jam tersebut, waktu menunjukkan tepat pukul dua dini hari. Tiba-tiba, hatinya merasa sangat tidak tenang dan terdorong untuk berlutut mendoakan keselamatan suaminya yang sedang berada di lautan luas. Dia berdoa dengan sungguh-sungguh selama hampir satu jam.
Satu bulan kemudian, sang ayah pulang ke rumah dengan selamat. Dia menceritakan bahwa sebulan yang lalu, kapalnya hampir karam akibat hantaman ombak besar dalam badai mati. Ketika sang ibu mencocokkan waktu kejadian itu dengan perbedaan zona waktu laut, ternyata badai itu menghantam kapal tepat pada pukul dua dini hari, saat jam dinding rumah mereka berhenti berfungsi.
Ada kalanya TUHAN memakai cara-cara yang unik atau tidak biasa untuk mengingatkan kita agar berkomunikasi dengan Dia melalui doa. Kepekaan rohani untuk mengikuti dorongan hati yang kudus sering kali menjadi alat pertolongan bagi sesama kita, meskipun jarak memisahkan kita sangat jauh.
Mazmur 145 ayat 18 "TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan."
Komentar
Posting Komentar