Mohon tunggu sejenak...

Mohon tunggu sejenak...

KP006: Nyanyian Perdamaian di Tengah Perang

Nyanyian Perdamaian di Tengah Perang

Ilustrasi

Pada bulan Desember tahun 1914, Perang Dunia Pertama sedang berkecamuk di Eropa. Para prajurit bersembunyi di dalam parit-parit tanah yang dingin dan kotor. Suasana sangat mencekam. Bunyi tembakan terdengar setiap saat. Kematian mengintai mereka dari segala penjuru.

Namun, sebuah peristiwa aneh terjadi pada malam Natal. Prajurit Jerman tiba-tiba menyalakan lilin. Mereka menaruh lilin itu di atas parit. Tidak lama kemudian, terdengar suara nyanyian dari arah mereka. Mereka menyanyikan lagu Malam Kudus dalam bahasa Jerman.

Mendengar lagu itu, para prajurit Inggris menghentikan tembakan. Mereka membalas dengan menyanyikan lagu yang sama dalam bahasa Inggris. Senjata diletakkan. Mereka keluar dari parit lalu bersalaman dan berbagi makanan. Lagu rohani itu menghentikan perang dalam semalam.

Intisari Perenungan:

Kebencian dan permusuhan bisa membuat dunia menjadi sangat gelap. Manusia sering kali sulit menemukan damai karena keegangan hati. Namun, berita tentang kelahiran Juruselamat membawa kedamaian yang sejati. Saat kita memuji TUHAN dengan hati yang tulus, dinding permusuhan bisa runtuh. Kedamaian dari TUHAN sanggup menenangkan hati yang penuh amarah.

Matius 5 ayat 9 "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Komentar