Mohon tunggu sejenak...

Mohon tunggu sejenak...

KP008: Kesetiaan Sampai Akhir Hayat (Polikarpus)

Kesetiaan Sampai Akhir Hayat

Ilustrasi

Pada abad kedua, ada seorang orang tua saleh bernama Polikarpus (bapak gereja mula-mula). Ia ditangkap oleh pemerintah yang memusuhi orang Kristen. Karena usianya yang sudah sangat tua, seorang pejabat merasa kasihan. Pejabat itu meminta Polikarpus untuk menyangkal Yesus supaya bisa bebas dari hukuman mati.

Pejabat itu berkata bahwa ia cukup mengucapkan satu kalimat saja yang menolak Yesus. Jika ia mau melakukannya, ia akan dilepaskan dan bisa pulang ke rumah dengan aman. Namun, Polikarpus menolak tawaran itu dengan sangat tenang.

Ia menjawab bahwa selama delapan puluh enam tahun hidup, TUHAN tidak pernah berbuat jahat kepadanya. TUHAN selalu baik dan menjaga hidupnya setiap hari. Polikarpus berkata bahwa ia tidak mungkin menyangkal Raja dan Juruselamat yang telah menyelamatkannya. Ia memilih tetap setia meskipun harus kehilangan nyawa.

Intisari Perenungan:

Kesetiaan adalah hal yang sangat berharga di mata TUHAN. Sering kali kita tergoda untuk mundur ketika menghadapi kesulitan atau tekanan dari sekitar kita. Namun, kebaikan TUHAN dalam hidup kita sudah sangat banyak. Mari kita belajar untuk tetap mengikut TUHAN dengan setia, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan sulit.

Wahyu 2 ayat 10 "Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan."

Komentar