Mohon tunggu sejenak...

Mohon tunggu sejenak...

Serba Serbi O-T

Anda berada di zona istilah abjad terkait. Gunakan kolom "Cari" untuk menyaring kata secara instan di halaman ini. Klik tombol 🏠 untuk kembali ke beranda utama Serba-Serbi.
🔍
🏠 Semua A-D E-I J-N O P Q R S T U-Z
Omega (Huruf penutup abjad Yunani)

Omega adalah huruf terakhir atau huruf ke-24 dalam susunan abjad bahasa Yunani kuno. Di dalam kitab Wahyu, istilah Alfa (huruf pertama) dan Omega digunakan bersama-sama sebagai gelar keilahian yang menggambarkan keagungan TUHAN sebagai Pencipta yang menguasai garis sejarah, Dialah yang awal mulanya dan Dialah akhir segalanya.

Wahyu 1 ayat :8 - "Akulah Alfa and Omega, firman Tuhan Allah, yang ada and yang sudah ada and yang akan datang, Yang Mahakuasa."
Omer (Takaran seberkas gandum kuno)

Omer adalah satuan takaran kuno yang digunakan oleh bangsa Israel khusus untuk menghitung volume komoditas barang kering. Arti kata omer merujuk pada jumlah seberkas gandum hasil ikatan tangan dari sawah. Takaran satu omer setara dengan seperpuluh bagian dari efa, atau diperkirakan berkapasitas sekitar dua liter pada ukuran modern.

Keluaran 16 ayat :36 - "Satu omer adalah seperpuluh efa."
Paskah (Hari peringatan pembebasan)

Paskah berasal dari istilah Ibrani Pesach yang berarti melewatkan. Bagi umat Israel kuno, hari raya ini memperingati kebaikan TUHAN yang melewatkan rumah mereka dari tulah kematian di Mesir. Bagi iman Kristen Perjanjian Baru, makna Paskah digenapi secara penuh melalui kematian and kebangkitan Yesus Kristus sebagai Anak Domba yang membebaskan manusia dari belenggu dosa.

1 Korintus 5 ayat :7 - "...Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus."
Pentakosta (Hari pencurahan Roh Kudus)

Pentakosta berasal dari bahasa Yunani yang berarti hari kelima puluh. Perayaan ini diadakan tepat 50 hari setelah hari raya Paskah. Pada masa Perjanjian Baru, momen Pentakosta menjadi sangat penting bagi sejarah gereja karena pada hari itulah terjadi peristiwa pencurahan Roh Kudus ke atas para murid yang sedang berkumpul di Yerusalem.

Kisah Para Rasul 2 ayat :1 - "Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat."
Qorban / Korban (Persembahan khusus TUHAN)

Qorban atau Korban adalah istilah serapan dari bahasa Ibrani kuno yang berarti sesuatu yang dibawa mendekat ke mezbah persembahan. Istilah ini menunjuk pada pemberian harta benda, hewan, atau materi materi terbaik yang dikhususkan secara resmi sebagai bentuk pengabdian janji umat kepada TUHAN, sehingga benda tersebut tidak boleh digunakan lagi untuk urusan pribadi.

Markus 7 ayat :11 - "Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk memelihara engkau, sudah menjadi korban--artinya persembahan kepada Allah--"
Roh Kudus (Pribadi ketiga Allah Tritunggal)

Roh Kudus adalah Pribadi ketiga dari ketritunggalan TUHAN yang diutus untuk menyertai, memimpin, menghibur, and menguatkan kehidupan orang percaya setelah kenaikan Tuhan Yesus ke surga. Roh Kudus bekerja di dalam hati jemaat untuk menginsafkan manusia akan dosa, memberikan karunia karunia rohani pelayanan, serta menuntun jemaat hidup dalam kebenaran Firman.

Yohanes 14 ayat :26 - "tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu..."
Rabi (Sebutan guru agama Yahudi)

Rabi adalah gelar kehormatan kuno dalam tradisi masyarakat Yahudi yang memiliki arti harfiah "Tuanku" atau "Guruku". Gelar ini disematkan secara khusus kepada para ahli agama, cendekiawan Taurat, atau pengajar yang memiliki otoritas untuk menjabarkan hukum-hukum keagamaan. Di dalam catatan Injil, para murid sering memanggil Tuhan Yesus dengan sebutan hormat ini.

Yohanes 3 ayat :2 - "Ia datang pada waktu malam kepada Yesus and berkata: Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah..."
Sinagoge (Rumah pertemuan ibadah Yahudi)

Sinagoge berasal dari bahasa Yunani yang berarti perkumpulan atau tempat berkumpul bersama. Tempat ini berfungsi sebagai rumah ibadah lokal, madrasah sekolah keagamaan, and balai pertemuan sosial bagi komunitas Yahudi yang tinggal di luar kota Yerusalem. Di dalam lembaran Perjanjian Baru, Tuhan Yesus and rasul Paulus sesekali masuk ke tempat ini untuk mengajar Taurat.

Lukas 4 ayat :16 - "Ia datang ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan, and menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Kitab Suci."
Syikal (Mata uang timbangan standar)

Syikal adalah unit standar timbangan berat and mata uang logam mulia yang digunakan secara resmi di lingkungan bangsa Israel kuno. Satu syikal perak beratnya diperkirakan sekitar sebelas koma empat gram pada ukuran zaman modern. Istilah mata uang syikal ini sangat sering dijumpai dalam transaksi jual beli atau pembayaran pajak persembahan Bait Suci.

Keluaran 30 ayat :13 - "...Setengah syikal haruslah dipersembahkan sebagai persembahan khusus kepada TUHAN."
Taurat (Hukum and ajaran petunjuk TUHAN)

Taurat berasal dari istilah Ibrani Torah yang memiliki arti instruksi, pengajaran, atau petunjuk jalan. Secara khusus, kata ini menunjuk pada lima kitab pertama dalam Alkitab (Kejadian hingga Ulangan) yang ditulis melalui perantara nabi Musa. Di dalamnya memuat perintah-perintah moral, hukum kemasyarakatan, and tatanan ibadah bagi umat pilihan TUHAN.

Yosua 1 ayat :8 - "Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, melainkan renungkanlah itu siang and malam..."
Tabernakel (Kemah suci tempat kehadiran TUHAN)

Tabernakel atau Kemah Suci adalah pusat ibadah portabel berupa kemah besar yang didirikan oleh bangsa Israel di padang gurun berdasarkan pola arsitektur yang diberikan langsung oleh TUHAN kepada nabi Musa. Tempat ini dirancang semi-permanen agar mudah dibongkar-pasang selama perjalanan mengembara, and menjadi lambang nyata kehadiran TUHAN di tengah umat-Nya.

Keluaran 25 ayat :8 - "Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka."

Sumber & Referensi
  • Lembaga Alkitab Indonesia. (2008). Kamus Alkitab Ringkas. Jakarta: LAI.
  • Douglas, J.D. (Ed.). (2011). Ensiklopedia Alkitab Masa Kini (Jilid 1-2). Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
  • Browning, W.R.F. (2015). Kamus Alkitab: Panduan Dasar ke dalam Kitab-Kitab, Tema, Tempat, Tokoh, and Istilah Alkitabiah (Parafrase). Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Komentar